1. Pertama-tama, ukurlah sisi panjang dan sisi lebar pada bidang yang akan di “dak” lazimnya arah bentang penulangan dilakukan pada sisi lebar yang pendek, tentukan jarak bentang (L) tersebut yaitu jarak antara sisi dalam ruangan atau balok-balok yang berhadapan

Gbr-1

  1. Siapkan rangkaian besi-beton untuk tulangan balok-balok pra-cetak (pre-cast) yaitu  berupa potongan besi lurus dan zig-zag dengan masing-masing ukuran dan jumlah  setiap balok pra-cetak sebagai berikut

3  batang besi beton lurus, panjang   L+ 20cm x ø10 mm (jika L <3,0 meter) atau

                                                           L+20cm x ø 12 mm (jika L <4,5 meter)

Gbr-2

 

 


  1. Buatlah Balok-balok pra-cetak diatas bidang datar yang rata, dengan cara menyusun CERABEAM (CB) dengan posisi seperti huruf “U” dan berbaris lurus memanjang sedemikian rupa hingga berbentuk kanal sepanjang bentang yang dikehendaki ditambah 4 cm ( L+4 cm), kemudian masukkan rangkaian besi tulangan yang sudah disiapkan diatas ke dalam kanal “U”, selanjutnya isilah kanal “U” tersebut dengan cor beton penuh setinggi kanal sehingga terbentuk balok komposit panjang, biarkan sebagian rangkaian besi zig-zag yang tidak tertutup beton  menonjol diatas balok. Keringkan balok tersebut selama 6 hari agar mencapai pengerasan maksimum.

 

Gbr-3

  1. Setelah kering, naikkan dan pasangkan balok-balok pra-cetak tersebut dengan posisi terlentang, satu persatu   dengan cara mengikat ujung besi tulangan balok pra-cetak dengan tulangan besi balok utama yang ada , aturlah jarak balok-balok pra-cetak itu sejajar antara balok satu dengan yang lainnya dengan  jarak pusat ke pusat (pkp) = 42 cm.

Gbr-4

 

 

  1. Pasanglah, CERADECK (CD) melintang diatas balok-balok pra-cetak dengan posisi sayap menumpu pada rangkaian tepi balok, hingga seluruh balok-balok pra-cetak atau lantai dak tertutup rapat semua dengan CD.


 

 Gbr-5

 

 

  1. Pengecoran akhir , tutuplah dengan cor beton seluruh balok utama maupun sisa bidang atas balok pra-cetak yang terbentuk oleh celah antara baris CERADECK CD-20 satu dengan baris yang lain dan setelah selesai pengecoran akan tampak semua penampang balok-balok pra-cetak berubah menjadi bentuk profil IBeam yang menyatu dengan CERADECK CD-20. Setelah itu, dapat dilakukan toping atau menutup seluruh permukaan pelat lantai dengan mortar semen setebal ±2 cm untuk kemudian diatasnya dipasang tegel keramik,marmer atau tile lainnya. Jika lantai ini digunakan untuk atap dak, maka setelah diberi adukan semen setebal 3 cm, harus langsung diaci hingga halus dan setelah 7 hari lantai dak siap digunakan.


Gbr-6

Pengelasan CERADECK

CERADECK yang sudah mempunyai ukuran tertentu, sudah barang tentu belum pasti pas dengan ukuran luasan ruang yang akan dibuat.  Oleh karena itu, bila CERADECK yang dirangkai dan  sudah disusun menjadi plat lantai tidak cocok dengan luas ruang, maka diperlukan satu proses kerja lagi yang dinamakan “pengelasan” CERADECK.

“Pengelasan” disini sangat berbeda dengan pengelasan pada besi, tetapi maksud kedua pengelasan ini sama yaitu untuk menyambung dua bagian.  Apabila panjang rangkaian tidak sesuai dengan panjang ruang, maka tepi-tepi ruangan ini akan “dilas” dengan menggunakan potongan ½ atau ¼ CD & CBM atau  dengan adonan beton.

Share This
WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: